Modul-modul Kurikulum

[ English ] | [ Indonesia ]

cm1-sensory-mathSensory Mathematics

Anak diajak untuk mengembangkan kemampuan analisa lingkungan sekitarnya, mengidentifikasi kualitas visual obyek di sekitarnya dengan menggunakan standar-standar sensorik seperti warna, bentuk dan ukuran. Module ini diberikan untuk membangun landasan bagi pengembangan kemampuan mental anak dalam belajar.

Melalui praktek, anak akan diajak untuk bisa mengerti arti makna besar, kecil; apa arti warna merah, hijau; mengapa suatu bentuk disebut segitiga, kotak; mengajarkan makna lebih kecil, lebih besar, dsb. Dengan demikian anak tidak hanya diajarkan memberi label pada warna, bentuk dan ukuran, tetapi mampu memahami arti maknanya.


cm2-story-grammarStory Grammar

Modul ini mengajarkan anak untuk mengembangkan kecintaannya pada cerita, mampu menceritakannya kembali dengan bahasa yang terstruktur dengan menggunakan prosedur yang disebut sebagai pemodelan visual.

Pada anak kecil, sangat susah untuk mengingat cerita dalam pikirannya secara terstruktur. Dengan menggunakan model visual, anak akan dengan lancar menceriterakan kembali suatu cerita dan diajak untuk mampu menciptakan sendiri visual modelnya.


cm3-dev-gamesDevelopmental Games

Modul ini bertujuan untuk mengembangkan imaginasi anak yang produktif, mengenalkan bahasa simbolik, mengembangkan ketrampilan berbahasa dan berkomunikasi, mengajarkan anak berpikir fleksibel, membangun dasar creative problem solving, pemahaman diri dan kebanggan pada dirinya.

Dengan modul ini, anak diajak secara sengaja dan sistimatis untuk fokus pada proses berpikir, simbolisasi, modeling, analisa logika dan creative expression. Secara bersamaan, modul ini juga mengembangkan keterampilan berbahasa dan berkomunikasi, sekaligus untuk mengembangkan kemampuan konsentrasi anak, mengenal simbol-simbol, serta mengembangkan keterampilan sosial dan emosi anak.


cm4-artographicsArtographics
Memupuk keterampilan penting yang diperlukan baik untuk menulis dan ekspresi artistik kreatif, mengembangkan visi seni dan memperkenalkan alat simbolik yang berbeda : komposisi, rythm dan warna. Melalui modul ini anak dapak dan akan belajar mengobservasi dan mengikuti bahasa simbolik orang dewasa yang lebih kompleks. Kesempatan mempraktekkannya sejak dini ini akan mempersiapkan anak Anda pada pengalaman belajar dengan kompleksitas yang lebih tinggi pada tingkat pendidikan berikutnya.


cm5-constructionConstruction

Modul ini membantu anak untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematika dan membentuk perilaku yang diinginkan melalui pembiasaan. Modul ini akan mengasah kemampuan analisa logika anak, mengajak anak untuk membuat perencanaan dalam bermain dengan kayu, melaksanakannya serta mengevaluasi rencananya.

Secara bersamaan anak akan diperkaya perbendaharaan kata dan imaginasinya dalam menyampaikan informasi yang akan memperkaya anak untuk menjadi seorang “creator”.


cm6-creative-modellingCreative Modelling

Melalui kegiatan belajar dalam kelompok, anak akan menemukan bentuk-bentuk simetris dan pola-pola dengan cara merangkai bentuk geometris untuk menciptakan komposisi artistik dari alam di sekitar anak. Dengan metode kegiatan dalam modul ini anak dilatih untuk mengembangkan sikap kooperatif dan keterampilan sosial, kemauan untuk belajar dari temannya. Modul ini juga mengajarkan anak mengenali bentuk-bentuk geometri, berhitung sebagai keterampilan kognitif, dan menggunakan bentuk geometri sebagai simbol untuk menggambarkan obyek yang sebenarnya. Melaui modul ini anak juga dirangsang untuk memahami dunia di sekitarnya dan menyederhanakannya ke dalam bentuk geometris.


cm7-expressive-movementExpressive Movement

Untuk mengembangkan Emotional Intelligence, keterampilan berkomunikasi non-verbal, merangsang imajinasi anak yang kreatif dan produktif melalui body movement, gesture, ekspresi wajah dan musik.

Modul ini diberikan untuk mengembangkan self-regulasi, kepercayaan diri dan self-awareness; melatih bagaimana bekerjasama dengan orang lain; untuk memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk membaca perasaan, suasana hati, dan sikap; dan mengembangkan kreativitas melalui hasil kinerja yang imajinatif.


Professional says about this curriculum:

“I am sure that this initiative has implications for the nation as a whole. I have seen preschools all over the world. There are some excellent examples, particularly in New Zealand, USA and Northern Italy, but this one is outstanding. I do not believe I have seen a better one the world over.”

Sir Christopher Ball, Chancellor of the University of Derby, Co-author of Start Right Report ‘The Importance of Early Learning’

Source : http://www.keytolearning.com/curriculum-modules/